THE SHADOW IT SELF
CERITA DI ATAS KERTAS
Malam ini,di dalam ruangan kamar yang
tidak begitu besar.Sebuah anak manusia merenung sendiri dijendela untuk melihat
sinar bulan.Membayangkan realita hidup yang dialaminya dan itu bukan pengalaman
yang menyenangkan bagi Rizuki.Untuk pertama kalinya dalam hidupnya,Yang
sekarang di rasakan adalah ketakutan dan melupakan dirinya sendiri.Berita
tentang sekolah baru yang ditempati esok hari dan menurutnya ini adalah sekolah
yang terakhir,karena di sekolah sebelumnya Rizuki banyak melakukan kesalahan.Bermula
dari sifat Rizuki yang suka bertengkar dan dari perilakunya sekolah langsung
mengeluarkan Rizuki,itu salah satu sifat yang sulit untuk diubah.Sebaliknya
malah,dalam lubuk hati kecil Rizuki akankah ini harus berakhir atau harus tetap
berlanjut,inilah petualangan hidup dan bersetan dengan dunia selama tangan ini
masih mampu melesat maju.
“KKKRIIIIIIIINGGGGG......” suara alarm jam keras sekali.
“Pagi Rizuki,bangun.. bangun.. sudah saatnya kamu berangkat
ke sekolah baru jangan mengecewakan kakak untuk kedua kalinya” Kata Kakak
Fudge,dengan nada rendah.
“HHOOOAAAM.. tidurku nyenyak sekali” teriak Rizuki.
“Gila! Jangan lupa besihkan kamarmu yang porak-poranda ini”
Kata kakak fudge.
“Oh,iya tentang sekolah yang Rizuki masuki ini,bagaimana kak
?” Kata Rizuki dengan nada suara pelan,meletakkan jam dan merapikan baju
birunya (tangannya gemetar terlau keras untuk bisa memegang dengan mantap).
“cari tahu semua ini dari hatimu karna hanya ada ceritamu”
kata Fudge,sambil berbalik badan dan meninggalkan kamar Rizuki yang hampir rapi
dan bersih.
Rizuki hanya terdiam,karna sifat kakak Fudge yang dingin
membuat semakin bingung apa kata-kata yang terucap keluar dari sebuah mulut itu
sebuah cerita.
Setelah beberapa perbincangan kakak
Fudge dengan Rizuki di kamar.Rizuki tidak lupa bergegas menuju sekolah dengan
sifat menikmati hari ini seperti biasa-biasa saja.Dan tidak lupa Rizuki
berpamitan kepada kakak Fudge yang sedang membersihkan Toko bunga hias milik
almarhum orang tua peninggalan keluarganya.Rizuki berlari menuju ke sekolah,sambil
menghafal jalan yang akan mengarah kesekolahanya.Akhirnya,Rizuki sampai di
depan sekolah yang akan menjadi tempat untuk belajarnya sekarang.
Suara bel
sekolah masih belum terdengar.Akhirnya Rizuki,tiba di depan sebuah sekolah
besar di sekitar tengah kota.Tatapan mata Rizuki mengarah ke gerbang sekolah tersebut
yang banyak murid-murid masuk untuk sekolah.
“Mengapa,aku masuk sekolah ini ? Seharusnya aku tidur “ kata
Rizuki sambil mengaruk-garuk rambutnya.
Lekas Rizuki masuk kedalam sekolah mencari kelas yang akan
ditempatinya.Seorang dua pemuda,murid dari sekolah tersebut menghampiri Rizuki.Tapi,
gaya dari dua pemuda itu aneh sekali terlihat seperti orang berpenampilan tidak
keren layaknya artis,ada berpenampilan kepala pelontos dan satunya lagi berkaca
mata besar.
“oi.. oi Apakah kamu murid baru disini ? “ Tanya dari salah
satu pemuda tersebut.
“Ah.. iya aku murid baru,pindahan dari luar kota ! OH.. iya
apakah kalian tahu letak kelas ini ?” jawab Rizuki sambil bertanya dan memberi
selembar kertas yang bertuliskan nama kelas.
“Hahaha.. wah,kamu bertanya kepada orang yang tepat ! Aku
adalah teman sekelas kamu” jawab dari salah satu pemuda itu sambil tertawa
aneh.
“Terima kasih atas pemberitahuanya,Boleh kamu antar aku
dimana letak kelasnya ?” jawab Rizuki dengan nada datar.
“Iya sama-sama,Mari aku tunjukkan.Ikuti aku karna jumlah
kelas disini cukup banyak” jawab pemuda itu dengan ramah.
Di perjalan Rizuki dan dua pemuda itu berbincang-bincang
dengan suasana sekolah yang masih belum jam pelajaran.Dan kali ini Rizuki
merasakan dirinya kembali berada dalam lingkungan yang penuh dengan peraturan dan kebosanan.
“Masuk sekolah ini saja sudah bertemu dengan dua orang aneh,biar pun begitu suatu saat nanti pasti mereka
jadi temanku.Di cerita ini seperti kakak Fudge bilang pagi tadi”batin Rizuki
sambil sesekali melirik ke arah si pelontos dan si berkaca mata besar.
“Hei.. Temanmu yang pakai kaca mata lebar itu,kenapa diam
saja dari tadi ?” Tanya Rizuki yang heran.
“oh.. itu memang temanku yang paling aneh,Memang sifat
pendiamnya dari dulu.Tapi,jangan salah sangka temanku aneh ini mampu membaca
watak seseorang” Kata salah satu pemuda itu.
“Namanya siapa ? “ tanya Rizuki dan terkejut.
“Matsuda si pembaca sifat,dan aku Kiba.. ! “Oh.. OH dari
tadi aku berbincang lama,Siapa namamu ? “ jawab Kiba sambil teriak.
“A-a-a.. aku Rizuki,Oh senang berteman denganmu kiba dan
Matsuda” jawab Rizuki yang sedikit gugup.
“Namamu seperti perempuan,kamu yakin itu namamu ?!” Jawab
Matsuda yang membersihkan kaca mata lebarnya.
Rizuki dan kiba tidak memperhatikan jawaban Matsuda.Dan
mereka sudah sampai di depan kelas yang sangat ramai dibandingkan dengan kelas
lain.
“Nah Rizuki ini kelasmu dan juga kelasku,bangkumu ada di
sebelah jendela itu” Kata Kiba sambil menunjuk sebuah bangku.
“Semoga kamu senang dan betah dengan kelas ini,Rizuki”.Jika
perlu bantuan tinggal bilang saja” Kata Matsuda sambil senyum.
“Siap.. Kiba,Matsuda !” Kata Rizuki.
Dan akhirnya Rizuki masuk kekelas dan duduk di bangku pojok belakang
dekat dengan jendela.Tatapan mata Rizuki melihat sekeliling ruangan kelas
tersebut ,memperhatikan satu persatu teman barunya.Suara-suara gemuruh dikelas
ini,masih terdengar dan murid-murid di kelas baru Rizuki sama sekali berbeda
dengan apa yang dirinya fikirkan sebelumnya.Akhirnya yang ditunggu datang
juga,Guru Pah Han tiba-tiba muncul dan menyapa murid-murid di kelas baru
rizuki.Seketika suara-suara menjadi hening dan pelajaran,dimulai.Pada waktunya
perkenalan rizuki pun telah tiba.
“Selamat pagi murid-mirid,hahah.. kali ini kalian pasti
terkejut dengan kehadiranku datang mengajar disini” Ujar Guru Pak Han.
“oh iya sebelum pelajaran dimulai ada yang harus aku ketahui
tentang murid baru disini ? ngomong-ngomong mana murid baru itu ya ?! ”Tanya
Guru Pak Han.
Tiba-tiba saja seluruh pandangan mengarah ke meja Rizuki.Dan
Rizuki pun terkejut dan heran bercampur kaget kemudian tangan kanan Rizuki
mengacung.
“oh iya-iya kamu,yang duduk di belakang.. segeralah kedepan
aku ingin tau siapa namamu ?” kata Guru Pak Han yang heran.
Akhirnya Rizuki beranjak dari bangkunya yang dekat dengan jendela
dan segera melaksanakan perintah guru barunya.Setelah Rizuki sudah berada di
depan,Tidak lupa dia memperkenalkan dirinya kepada teman-teman di kelas
barunya.
“Sudahku duga ini cerita pasti mau tau tidak mau akan aku mulai
!? everthing happens for a reason dan tulisan akan bercerita di atas kertas “
kata Rizuki dalam batin.
To be continued



Sambungannya apa nih gan,, uda gak sabar :)
BalasHapusmana sambungannya?
BalasHapushttp://goo.gl/T0cL1f